Home > Tentang Air > Sharing SIG

Sharing SIG

Dengan fasilitator Mr. Higa dan Miss. Greety dari JICA,  kita bisa bertukar informasi dan mengembangkan bersama-sama apa yang dinamakan dengan sistem informasi geografis kepelangganan PDAM.   Sebenarnya SIG ini sangatlah dibutuhkan oleh perusahan air minum, apakah itu menyangkut kepelangganan maupun jaringan, karena dangan SIG ini banyak hal yang dapat dioptimalkan, mulai dari sumber air, pendistribusian, kehilangan air, hingga kepelangganan dengan berbagai karakteristiknya.

Dengan SIG dapat diambil beberapa manfaat diantaranya : (1) sebagai media dokumentasi. Yang biasanya dokumentasi peta berupa as build drawing dengan SIG ini maka peta-peta tersebut diubah menjadi peta digital; (2) sebagai dasar pengambilan keputusan; (3) sebagai pembantu dalam sebuah perencanaan; (4) pengukuran kinerja; (5) sebagai bagian dari DSS (Decision Support System)-nya perusahaan.

Beberapa PDAM yang telah merintis dan bekerjasama antara lain PDAM Subang, PDAM Singaparna, PDAM Payakumbuh dan PDAM Cianjur, mereka sangat bersemangat untuk mewujudkan SIG ini, dan Alhamdulillah mereka membangun tanpa bantuan konsultan, tapi benar-benar mengandalkan tenaga intern yang terus bersemangat untuk belajar.

Pengalaman di PDAM Kota Bandung dalam membangun SIG tanpa konsultan, betul-betul berharga, bermodalkan semangat dari manajemen dan tenaga-tenaga muda, walaupun dalam waktu yang cukup lama (-+ 5 tahun), akhirnya membuahkan hasil juga.  Walaupun sampai saat ini masih dikembangkan terus, tapi SIG di PDAM telah menjadi benar-benar pusat data baik data tabular maupun spasial untuk berbagai keperluan di PDAM sendiri maupun oleh instansi lainnya.   Dengan pengalaman inilah, maka dapat disimpulkan bahwa dalam membangun SIG ini harus ada (1) kemauan yang kuat dari berbagai pihak, terutama manajemen; (2) SDM yang mau belajar; (3) sarana yang memadai;(4) Anggaran, untuk anggaran ini tidak perlu sekaligus tapi dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.  Itulah modal dasar pembangunan SIG.

Mudah-mudahan PDAM yang lainpun ikut berpartisipasi dalam mengembangkan SIG ini, siapa tahu kita bisa bertukar pengalaman dalam sebuah forum.

Categories: Tentang Air
  1. 26 June 2008 at 3:48 am | #1

    Sangat setuju sekali dengan pendapat Pak Herry Yustiana tentang pembuatan GIS dengan tenaga intern.

    Perkenalkan saya Heri Noto dari PDAM Tirta Mahakam, kabupaten Kutai Kartanegara.

    Kami sedang mencari ilmu untuk membuat GIS di PDAM kami. Saat ini kami dalam proses penyusunan proposal untuk dimasukkan ke Managemen. Kira-kira Pak Herry ada gak proposal atau apalah istilahnya, bisa gak saya dibantu? dan mungkin Bapak ada flowchat untuk bikin GIS itu?

    Sekalian minta No. Hp Bapak.

    Sebelumnya saya ucapkan banyak tirima kasih.

    Heri Noto P.
    085246381359
    notosukses@yahoo.co.id

  2. 16 July 2008 at 7:55 am | #2

    Untuk pengembangan adalah kerjasama dari pihak konsultant yang telah mengetahui sistem di sistem informasi menejemen PDAM khususnya. jalinlah kerjasama dimana konsep yang dikembangkan pada GIS tersebut dapat selaras dan terus dibangun oleh PDAM nantinya. konsep GIS dalam tekhnis program ada 2. Persiapan data pun harus disiapkan karena berhubungan dengan spatial data dan non spatial data yang akan dipasangkan pada pemetaan GIS PDAM. Dalam hal ini contohnya komponen pipa, data pelanggan, posisi bangunan, wilayah dsb. nah disini kita bisa lihat bahwa sumber data harus support juga kemasing-masing bagian dan satu sumber DATABASE. System misalnay ASSETS, INVENTORY, BILLING AIR, BILLING NON AIR, ACCOUNTING, SURVEYOR dst….yang menghasilkan data yang integrated dan uptodate…. Bahasa boleh berbeda tetapi satu sumber data…. sekiranya seperti itu…

  3. rieaction
    25 July 2008 at 8:16 am | #3

    Terima kasih atas komentarnya. Nah masalah yang disebutkan oleh Bapak, saya sangat setuju sekali, cuma kondisi di beberapa PDAM masih partial keberadaannya, dan tidak sedikit database yang digunakan berbeda-beda. Memang perlu waktu dan pemahaman lebih jauh oleh para direksi sebagai pengambil keputusan.

  4. 29 July 2008 at 8:29 am | #4

    hebat….kalau ide ini bisa dibangun bersama-sama team pdam, perlu ditambahkan bahwa SIG bukanlah merupakan tools akhir tetapi baru suatu langkah awal dalam memperbaiki paradigma pemikiran dalam menyelesaikan kasus-kasus di pdam.
    Sudah banyak yang membangun SIG tetapi tidak tahu tujuannya untuk apa…? dan akhirnya yang terjadi adalah Gambar Indah Sekali(GIS) yang enak dan elok dipandang dan satu hal yang terpenting adalah tentukan tujuan akhir dari SIG, apakah nantinya digunakan untuk pusat data air, networking pengendalian kebocoran air dan lainnya.Untuk hal ini perlu diskusi lebih dekat.

  5. 14 August 2008 at 2:43 am | #5

    Hebat..ternyata banyak juga rekan-rekan di PDAM yang berminat mengembangkan GIS. Pengalaman saya di PDAM Kota Padang, dengan hanya bermodalkan 1 Unit GPS & seperangkat komputer plus 2 orang anggota, kami berhasil membangun Peta dasar untuk GIS di PDAM kami. Saat ini seluruh data pelanggan (60.000) ditambah data pemasangan pipa untuk th.2006 keatas telah dapat diakses lewat GIS PDAM. Yang mungkin masih sulit untuk diaplikasikan adalah masuknya program Epanet dalam sistim GIS, mengingat umumnya data elevasi yang tersedia dari Bakosurtanal adalah per 25Mtr…. Jika rekan-rekan Punya ide cemerlang, saya dengan senang hati siap untuk berbagi.

  6. 8 September 2008 at 6:06 am | #6

    teknologi untuk menggabungkan dari jenis data2 yang berbeda dapat ditemukan di SQL Server versi 2000 keatas, jadi kekhawatiran untuk menggabungkan beberapa data System misalnay ASSETS, INVENTORY, BILLING AIR, BILLING NON AIR, ACCOUNTING, SURVEYOR, SQL Server dapat membantu.
    Untuk GIS versi desktop, kita mungkin sudah banyak menemuinya seperti ArcView misalnya.
    Tapi bagaimana GIS yang Versi Server ? dimana dengan versi ini kita bisa melakukuan edit data spatial secara bersama-sama dalam waktu yang bersamaan tapi berjalan di 1 database spatial.
    Telah ada solusinya, yaitu menggunakan SQL Server 2008.
    SQL Server 2008 telah dilengkapi dengan type data spatial. Nah dengan bermodal ini, kita mampu membangun sebuah aplikasi GIS yang bertaraf Enterprise, bahkan bisa menyamai google earth.

  7. 22 October 2008 at 4:16 am | #7

    To Mas Herman….
    Itu yang saya inginkan, menggabungkan GIS dengan SIM (Systim Informasi Manajemen) sehingga status pelanggan (Aktif/Non Aktif) yg sering berubah dapat otomatis ter-update. Tapi unt beli Server 2008 perlu berapa duit ya..??
    Biar lebih gampang konsultasi dg Mas Herman gimana klu kita-kita boleh tau No.HP & emailnya..??

    Widyo Sasongko
    PDAM Kota Padang Hp.085669009879 – 07519936879
    widyosasongko@yahoo.com

  8. 17 November 2008 at 12:50 pm | #8

    To Kang Herry…
    Membangun GIS itu ternyata gampang-gampang susah, ini yang kami alami di GIS PDAM Kabupaten Tangerang. Mulai dari inventarisasi data as built drawing, pemenuhan peta dasar digital sampai software. Namun kebetulan kami melaksanakan kerjasama dengan PDAM di Amsterdam yaitu Waternet dan kami mendapat bantuan software serta technical support secara gratis dari mereka. dan arahan mereka adalah untuk mengimplementasikan GIS ini PDAM harus mencoba mandiri atau bekerjasama dengan PDAM lain yang telah memiliki GIS. Data yang kami input memprioritaskan pada collecting data jaringan perpipaan baru kemudian pelanggan. Nah mengingat prkembangan GIS yang ada di PDAM Kota Bandung alangkah baiknya jika kita bersama -sama bisa mentrasfer ’sedikit’ ilmu tentang GIS kepada PDAM lain, dan saya kira semua PDAM perlu GIS !. Kami sangat ingin bertukar pikiran, ide dan saran dengan GIS PDAM lain termasuk PDAM Kota Bandung, dan ke depan mungkin kita bisa membntuk media GIS khusus untuk PDAM.

    Yuk melalui pengetahuan ini kita sharing dengan teman-teman tukang ledeng yang lain.

  9. rieaction
    25 November 2008 at 4:26 am | #9

    Salam kenal buat Pa Ahmad Rizal
    Sebenarnya Kang Suherman dari PDAM Bandarmasih sudah membangun forum, ada baiknya juga digunakan untuk diskusi segala macam urusan PDAM di forum tersebut, termasuk GIS yang memang sangat dibutuhkan untuk PDAM dimana saja berada

  10. 6 July 2009 at 10:08 pm | #10

    Salam Sejahtera Utk Para Tukang Ledeng
    Tolong dong Informasikan Langkah2 untuk pemakaian program GIS, apa Harus
    menggunakan peta dasar dari Bakosurtanal…….. harus berapa duit kah…… untuk dapat peta dasarnya……. Trimakasih

  1. No trackbacks yet.