Home > Islam > Mengukur Kekuatan Niat

Mengukur Kekuatan Niat

Seperti hari-hari biasa, selepas sholat dzuhur perut sudah minta di isi, entah kenapa hari itu terasa begitu lapar, atau mungkin sarapan hanya sepotong ’surabi oncom’ dan segelas air putih yang tidak begitu mampu untuk menahan rasa lapar sampai siang hari. Sambil makan siang, saya coba berfikir, kenapa tidak dapat menahan nafsu lapar, saking bernafsunya tubuh agak mengigil dan hampir di luar kontrol, seolah-olah ingin menyatap makanan dengan lahapnya. Astagfirulloh !

Padahal sehari sebelumnya saya shaum hanya dengan sahur segelas air putih, namun mampu menahan rasa lapar hingga adzan magrib dikumandangkan dan seharianpun tidak merasakan lapar yang begitu dasyhat seperti hari itu. Pasti ada sesuatu yang menyebabkan saya mampu bertahan !

Setelah saya merenung akhirnya saya tahu jawabannya, ternyata yang menyebabkan tidak mampu dan mampu bertahan itu adalah NIAT. Jika kita tidak berniat dengan bulat, maka seluruh tubuhpun akan ikut-ikutan tidak berniat dan sebaliknya jika niat kita bulat, maka seluruh tubuhpun akan berniat. Subhanalloh !

Ternyata dengan shaum kita dapat mengukur kekuatan niat kita, atau mungkin masih banyak cara lain yang dapat mengukur kekuatan niat kita. Wallahualam bisshowab !

Categories: Islam Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.