Archive

Archive for November, 2008

Apel : Ukuran Kinerja?

28 November 2008 rieaction Leave a comment

Pukul 07.30,  pegawai berkumpul di lapangan kantor,  biasanya ada seorang komandan yang menyiapkan barisan dan pimpinan apel menyampaikan amanatnya, selanjutnya berdo’a dan barisan bubar untuk bekerja di masing-masing bagiannya.  Sorenya sebelum pulang, mereka berkumpul lagi, namun pimpinan apel hanya mimimpin do’a saja, selanjutnya pegawai pulang ke rumah masing-masing atau bagi mereka yang masih ada perlu ada yang masih ada di kantor atau keluar mengurus keperluannya.  Demikianlah yang dinamakan dengan apel yang setiap hari dilakukan, apel pagi dan apel siang, kegiatan apel ini biasanya dilakukan di instansi-instansi pemerintah atau BUMD.

Jika kita berbicara apel, mengingatkan kita jaman sekolah dulu dari SD sampai dengan SMA, selalu melaksanakan upacara sebelum masuk kelas, namun biasanya dilakukan hanya sekali, yakni pada saat kita masuk kelas, namun pada saat kita mahasiswa kegiatan upacara ini tidak dilakukan lagi, kecuali pada hari-hari tertentu, misalnya tanggal 17 Agustus, atau hari – hari besar yang dianggap perlu untuk melakukan upacara.  Di instansi-instansi pemerintah atau BUMD, kegiatan upacara (apel) ini muncul kembali, dan salah satu penilaian kinerja pegawai adalah Apel.  Ada yang memberikan sangsi jika tidak apel 3 kali berturut-turut dianggap satu kali tidak hadir tanpa berita (alpha).

Sementara penilaian kinerjanya sendiri hanya dinilai dengan DP3 (daftar penilaian pekerjaan pegawai) yang sering kali dinilai oleh tukang ketik DP3 itu sendiri, yang nota bene tidak berhak melakukan penilaian.  Dengan demikian seolah-olah ukuran kinerja pegawai didasarkan hanya pada keikut sertaan apel atau tidak, bukan karena bekerja atau tidak, malah jauh sekali menilai pada ukuran prestasi.  Apakah benar demikian?

Sayangnya saya tidak punya data empiris tentang kinerja pemerintah yang setiap hari melakukan apel, apakah apel ini berpengaruh terhadap kinerja? Lalu apakah perusahaan / instansi yang tidak melakukan apel akan buruk kinerjanya?  Bisakah kinerja ditingkatkan tanpa harus sering melakukan apel? Apakah tidak ada penilaian lain yang lebih baik selain menilai apel?

Wah, kayaknya butuh pemikiran banyak nih tentang apel ini, ada yang punya pendapat?

Categories: Lain-lain